Hukum & Kriminal

Lawyer Kreditur Kekeuh Penjualan Merek Dibatalkan

15-08-2019

Semarang, beritasurabaya.net - Sidang gugatan pembatalan penjualan aset 72 merek Nyonya Meneer senilai Rp 10,25 miliar tengah berlangsung. Okky Wicaksana, advokat untuk empat kreditur konkuren menyatakan pihak tergugat yakni kurator, kemenkumham dan KPKNL sudah memberikan jawaban atas gugatannya.

Ketiga pihak itu menolak gugatan yang diajukannya karena dianggap Error in Persona atau salah alamat. "Kami masih tetap pada gugatan kami," katanya menanggapi jawaban tergugat di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (15/8/2019).

Gugatan yang dimaksud adalah penjualan 72 merek itu dibatalkan. Ia menganggap kurator tergesa-gesa menjual 72 merek Nyonya Meneer tersebut.

Apalagi penjualan merek dilakukan tanpa sertifikasi yang diperpanjang. Pihaknya mempertanyakan appraisal yang dilakukan dengan merek dengan sertifikasi merek sudah kadaluarsa.

Pihak tergugat baik kurator, kemenkumham maupun KPKNL enggan menanggapi sidang tersebut. "Engga ada komen dulu," kata wakil dari kurator yang enggan disebut namanya. (nos)

Teks foto :

Suasana sidang gugatan pembatalan penjualan aset 72 merek Nyonya Meneer.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising