Laporan Khusus

Tiga Tren Rantai Pasokan di Tahun 2018

03-01-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Dengan berakhirnya tahun 2017, Zebra Technologies merefleksikan kembali apa saja yang telah dipelajari di tahun 2017 dan apa yang harus dinantikan di tahun ini.

Seiring rantai pasokan terus melakukan transformasi digital dan menjadi semakin cerdas, Regional Director Southeast Asia, Zebra Technologies, Lim Fang How, memperkirakan, rantai pasokan akan mengadopsi tiga tren ini.

Mengadopsi “on-demand” economy dengan memanfaatkan 3A-Analytics (Analitik), Automation (Otomasi), dan Artificial Intelligence (Kecerdasaan Buatan).

Dalam lingkup on-demand economy, rantai pasokan tengah berjuang untuk beradaptasi terhadap perubahan model pemenuhan. Ini memungkinkan para pelanggan memperoleh apa yang mereka inginkan, saat mereka menginginkannya dan dengan cara yang mereka inginkan.

”Dengan demikian, rantai pasokan kini tertantang untuk mengelola tingkat inventaris dan mengantisipasi kebutuhan operasional dalam kemampuan pemrosesan yang nyaris real-time,”ujar Lim Fang, Rabu (3/1/2018).

Itulah sebabnya percepatan penerapan teknologi untuk mendapatkan visibilitas terhadap aset, pengguna dan produk guna memahami tuntutan khusus menjadi sangat penting. Oleh karena itu, terdapat suatu kebutuhan yang kuat untuk memodernisasi prosedur operasional dan operasi dari rantai pasokan yang ada dengan memanfaatkan 3A: Analytics (Analitik), Automation (Otomasi), and Artificial Intelligence (Kecerdasaan Buatan).

Lim Fang menegaskan sistem 3A akan sangat penting dalam membantu rantai pasokan menyediakan pelacakan yang lebih terperinci terhadap pengguna, proses dan aset, sekaligus pengalaman pelanggan yang lebih menarik dan personal.

Mengandalkan data real-time penting dan software analitik guna memperoleh visibilitas untuk langkah terbaik selanjutnya.

Dunia menjadi semakin berbasis data, perusahaan mengandalkan data real-time untuk menjalankan bisnis mereka secara efisien dan untuk mengalahkan pesaing. Karena data semakin menjadi sebuah kebutuhan, rantai pasokan telah menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi pada sistem mereka sendiri demi pemanfaatan data yang lebih baik dan lebih cepat.

Satu contoh solusi rantai pasokan cerdas yang membawa pengambilan data ke tingkat selanjutnya dan mengintegrasikannya dengan analitik adalah SmartPack dari Zebra, yang menggunakan sensor visi 3D mutakhir dengan software yang tangguh. Ini untuk melacak efisiensi pemuatan truk secara real-time, yang memungkinkan tingkat efisiensi maksimum dalam aplikasi transportasi.

Mengoptimalkan teknologi locationing demi visibilitas yang lebih baik dalam pengambilan keputusan yang cerdas.

Real-time locationing system (RTLS), menurut Lim Fang, kunci untuk menghadirkan pelacakan data yang efektif dengan akurasi yang lebih tinggi untuk melakukan analitik canggih/prediktif. Berdasarkan hasil studi Zebra yang bertajuk Manufacturing Vision Study 2017, para produsen menyadari nilai teknologi pelacakan lokasi real-time dan akan memperluas level penggunaan teknologi ini dari 38 persen menjadi 61 persen di tahun 2022.

Lebih dari 55 persen responden akan mengimplementasikan real-time location systems (RTLS) di tahun 2022. Ini akan memberikan transparansi yang sangat dibutuhkan di seluruh operasi mereka. RTLS memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan data penting tentang aset, termasuk lokasi, tahap, dan kondisi.

”Saat ini, hanya 8 persen produsen yang telah memiliki pemantauan real-time di seluruh proses manufakturnya. Jumlah ini akan melonjak menjadi 35 persen pada tahun 2022,”ujarnya.

Lim Fang menambahkan rantai pasokan kini mulai memanfaatkan hubungan antara dunia fisik dan digital. Ini untuk meningkatkan visibilitas dan memobilisasi wawasan yang dapat ditindaklanjuti yang menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik, mendorong efisiensi operasional dan memungkinkan model-model bisnis baru.

”Beberapa rantai pasokan tengah melakukan transformasi, namun tahun 2018 akan menjadi tahun di mana banyak rantai pasokan akan mulai menerapkan solusi-solusi secara agresif,”pungkasnya. (noer soetantini)

Teks foto :

Regional Director Southeast Asia, Zebra Technologies, Lim Fang How.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising