Laporan Khusus

Teradata Analytics Platform Perkaya IoT Computing

10-07-2018

Jakarta, beritasurabaya.net - Teradata (NYSE:TDC) perusahaan data dan analytics berbasis cloud terkemuka, mengumumkan ketersediaan “4D Analytics”, Selasa (10/7/2018). Ini sebuah kapabilitas baru dalam analitik tingkat lanjut yang menggabungkan data lokasi geospasial 3 dimensi dengan dimensi waktu yang ke-4.

Fungsi canggih tersebut khususnya relevan dalam aplikasi edge computing yang hadir untuk mengelola variabel lokasi dan waktu yang terus-menerus berubah. Dengan mengintegrasikan kapabilitas tersebut terutama data geospasial, temporal, dan time-series, ke dalam Teradata Analytics Platform dan mempermudah penggabungan antara kapabilitas dengan analytics pelanggan dan operasional, Teradata memampukan para pelanggannya untuk mengoperasikan analitik IoT yang ditingkatkan.

“Kita berada di ambang ledakan besar aplikasi IoT dan menggunakan kasus-kasus yang didukung oleh analisis canggih,” kata Presiden Direktur, Teradata Indonesia, Erwin Sukiato.

Ia menjelaskan perangkat seperti connected car, armada, pesawat, lampu lalu lintas, jalan raya, perangkat yang dapat dikenakan (wearables) dan banyak lagi, akan menjadi lebih pintar dan lebih bernilai seiring dengan disuguhkannya wawasan analitik baru kepada mereka. “Teradata, dengan kemampuan 4D Analytics pertama untuk industri, siap memimpin revolusi komputasi yang lebih pintar ini, mendorong peningkatan luas yang berawal dari mengurangi lalu lintas dan efisiensi energi yang lebih besar, hingga peningkatan keamanan transportasi,”ujarnya.

Keuntungan yang dijanjikan dalam IoT sangat jelas, dan untuk banyak industri, IoT menjadi investasi penting untuk bisnis. Teradata Analytics Platform meningkatkan pengembalian dalam investasi tersebut dengan membuat edge computing menjadi lebih pintar serta menyediakan analisis dampak bisnis, membawa wawasan yang lebih dalam kepada analisis data sensor tradisional.

Penambahan kemampuan 4D Analytics meningkatkan analitik IoT dengan menggunakan wawasan berbasis waktu dan “tempat” dari sebuah perangkat, seperti mobil dan perangkat teknologi (wearables). Menggabungkan time-series (sebuah rangkaian titik data yang dikumpulkan pada interval yang ditetapkan yang menunjukkan aktivitas dan perubahan pada waktu), temporal (untuk menyimpan data yang berhubungan dengan periode waktu yang relevan) dan data geospasial (yang terasosiasi dengan lokasi perangkat), serta analitiks kontekstual berbasis kapan dan di mana.

Penggunaan kemampuan 4D Analytics Teradata mengekspos wawasan mendalam yang memungkinkan logika dan aturan baru untuk membuat perangkat menjadi lebih pintar. Perusahaan yang tertarik untuk tetap berada di depan pesaing dapat menggunakan kemampuan Analytics 4D untuk memberdayakan berbagai aplikasi yang disempurnakan.

Menurut makalah penelitian Dr. Barry Devlin dari 9sight Consulting yang dipublikasikan pada bulan November 2017, rangkaian waktu adalah dasar untuk analitik lanjutan dari hasil Internet of Things. Kemampuan untuk secara penuh mendukung kedua aspek waktu, data rangkaian waktu dan data bitemporal, di dalam lingkungan tunggal yang merupakan persyaratan sentral dalam desain dan implementasi dari sebuah Production Analytics Platform.

Teradata Analytics Platform, dengan kemampuan baru 4D Analytics, adalah komponen dasar Teradata Everywhere: cara yang fleksibel, lincah, dan terukur untuk memastikan pengembalian investasi analytics yang tinggi, tersedia di cloud dengan kebebasan untuk mengubah lingkungan penerapan sesuai kebutuhan bisnis berkembang. (noer soetantini)

Teks foto :

Presiden Direktur Teradata Indonesia, Erwin Sukiato bersama Alexander Chulapov (Industry Consultant, Public Sector of Teradata Russia) dan Iwan Djuniardi (Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Direktorat Jendral Pajak Republik Indonesia), tengah berfoto bersama dalam acara Teradata Innovation Forum 2018 di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (10/7/2018).

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising