Laporan Khusus

JAPFA Foundation Terjukan Tim ER ke Wilayah Gempa

06-10-2018

Palu, beritasurabaya.net - Tercatat sebanyak 1.407 jiwa menjadi korban bencana gempa berkekuatan 7,4SR di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun menyebutkan jumlah korban ini akan bertambah seiring dengan tindakan evakuasi yang akan terus dilanjutkan.

Musibah yang saat ini tengah melanda sejumlah lokasi di Sulawesi Tengah sedang menyedot perhatian masyarakat yang berbondong-bondong untuk menyalurkan bantuan bagi para korban, tindakan yang sama pula dilakukan oleh JAPFA Foundation. Sebagai organisasi sosial yang dibentuk di bawah JAPFA Group, JAPFA Foundation dalam hal ini bersama dengan JAPFA Group ikut berpartisipasi dalam melakukan kegiatan penyelamatan pada bencana Palu dan Donggala.

Keterlibatan JAPFA Foundation dibuktikan dengan diberangkatkannya tim emergency rescue menuju wilayah bencana pada Jumat (6/10/2018). Keberangkatan tim ER yang berjumlah 8 orang ini bermaksud untuk memberikan bantuan berupa penyelamatan dan bantuan medis yang juga bekerjasama dengan tim independen 118, Tim Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR), dan tim emergency medics.

“JAPFA Foundation sebagai organisasi sosial, selalu berusaha untuk ikut berkontribusi secara terstruktur, cepat dan tanggap dalam berbagai kondisi yang melibatkan bencana kemanusiaan. Kami ingin bisa membantu sesama dengan sebanyak-banyaknya,”ungkap Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo, Sabtu (6/10/2018).

Selain mendistribusikan bantuan medis dan penyelamatan dalam masa tanggap bencana ini, JAPFA Foundation juga melakukan sejumlah assesment yang nantinya akan ditindaklanjuti dalam masa disaster relief bagi sejumlah korban. “JAPFA Foundation dan JAPFA Group ingin selalu beriringan bersama untuk bisa secara sustain dan mampu mempengaruhi banyak pihak untuk bergerak dalam sisi kemanusiaan,”tutup Andi.

Sementara itu, hingga kini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban luka berat sebanyak 2.459 jiwa. 113 orang dilaporkan hilang, 152 orang tertimbun, dan 65.733 rumah rusak berat. Hingga kini, terhimpun data sebanyak 70.821 warga yang terdampak gempa dan tsunami mengungsi di 141 titik. Data tersebut diungkapkan oleh BNPB kemungkinan akan bertambah seiring dengan masih bergeraknya proses pencarian, penyelamatan, dan identifikasi korban gempa tsunami di Donggala dan Palu. (noer soetantini)

Teks foto :

JAPFA Foundation terjunkan Tim ER ke wilayah Palu dan Donggala akibat gempa dan tsunami.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising