Laporan Khusus

FGD BAPPENAS, JAPFA Foundation Ikut Sukseskan YESS

09-10-2018

Tanah Laut, beritasurabaya.net - Sebagai tindak lanjut dari rencana kerjasama yang telah disusun antara JAPFA Foundation dan BAPPENAS, digelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama SMK SPPN Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Selasa (9/10/2018). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari salah satu program kerjasama antara JAPFA Foundation dengan BAPPENAS yakni Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang fokus pada terciptanya wirausahawan muda lulusan SMK khususnya di sektor peternakan dan pertanian.

Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo mengatakan, FGD ini sekaligus menunjukkan bahwa usaha kita selama ini membangun bersama SMK di bidang peternakan akhirnya menemukan suatu rencana solusi yang baik yakni kolaborasi antara pihak pemerintah, publik dan private patnership. Dan ini menyambut baik adanya inisiasi dari tim BAPPENAS yakni bertekadnya kita untuk mengikuti proses mensukseskan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS).

“Dan ini sudah dilakukan melalui grand design kita di sekolah sekolah SMK tersebut. Mudah-mudahan ini akan menjadi blue print, yang dapat dilanjutkan secara nasional melalui replikasi yang dijalankan pemerintah. Kita mohon doa dan dukungan dari semua agar program YESS bisa bermanfaat bagi siswa-siswa SMK tercinta kita,”papar Andi.

Dipilihnya SMK SPP PELAIHARI sebagai salah satu lembaga pendidikan yang akan terlibat dalam program Forum Group Discussion (FGD) ini, kata Andi, karena sekolah tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan SMK binaan dari JAPFA Foundation.

Adapun tujuan dari kegiatan FGD ini adalah terbentuknya steering commitee (kelompok kecil) yang terdiri dari Perwakilan Tim JAPFA Foundation, Perwakilan Tim BAPPENAS dan Guru Produktif yang kedepannya akan bertindak sebagai PIC dari masing-masing institusi untuk implementasi program bersama di SMK SPPN Pelaihari ; merumuskan ide terkait program bersama antara JAPFA Foundation-BAPPENAS-SMK SPPN Pelaihari dalam bidang entrepreneur, bentuk program, kerangka acuan kerja serta timeline pelaksanaan program, agar implementasi program dapat segera dilaksanakan.

Program bersama ini diharapkan dapat berkontribusi untuk pertumbuhan wirausahan muda lulusan SMK khususnya di sektor peternakan dan pertanian. Sekaligus berkontribusi memberikan solusi bagi persoalan ekonomi maupun sosial yang dihadapi oleh masyarakat serta terbentuknya rencana kerja bersama.

Bentuk dari kegiatan ini berupa FGD, seluruh peserta dan undangan yang hadir, melakukan diskusi mengenai isu yang berkembang di sektor peternakan dan pertanian serta pendidikan vokasi yang bersentuhan dengan sektor terkait, ide-ide, masukan serta saran untuk konsep kegiatan bersama yang akan dikembangkan.

Kegiatan di SMK SPPN Pelaihari ini ikut melibatkan beberapa pihak yang berjumlah 50 peserta diantaranya, JAPFA Foundation; Direktorat Pangan dan Pertanian BAPPENAS; Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan; Bappeda Kabupaten Tanah Laut; Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan; Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut; Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan; Dinas Peternakan Kabupaten Tanah Laut; SMK SPPN Pelaihari; Perwakilan TALA CSR; Perwakilan PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk. Unit Banjarmasin; Perwakilan PT Ciomas Adisatwa Regional Kalimantan 1; Perwakilan PT Suri Tani Pemuka.

Pada akhirnya kegiatan FGD diharapkan untuk dapat tersusunnya rencana kerja bersama antara seluruh pemangku kepentingan di sektor peternakan dan pertanian dalam mendukung Program Kerja Bersama Pengembangan Wirausaha Muda sektor peternakan dan pertanian. (noer soetantini)

Teks foto :

FGD yang diikuti oleh (kiri ke kanan) : Kepala sekolah SMK SPPN Pelaihari, Bichmanto; Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo; Kementan, Siswoyo; Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas, Anang Noegroho ; 5. Kepala PSMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsuri; Perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanah Laut, Amarullah dan perwakilan Bappeda Kabupaten Tanah Laut.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising