Laporan Khusus

Berani Berkeringat, Raih Mimpi Di Bintang SMA 2020

26-09-2020

KONSISTENSI Nada Syakira Aisya, Bintang SMA 2019, menekuni bidang musik terutama biola, patut diteladani. Meski hanya sempat belajar basiknya saja, namun semangat untuk meningkatkan kemampuan bermain biola lewat YouTube, sangat luar biasa.

Alhasil, ketika tampil di hadapan para juri Grand Final “Bintang SMA 2019”, November 2019, Rendy Pandugo satu diantara juri mengungkapkan, Nada tampil sempurna tidak ada kesalahan apapun. Rendy yakin Nada bisa menjadi seorang bintang, pemain biola yang handal.

Saat itu, Nada membawakan lagu “Zenryoku Shounen” (soundtrack iklan Pocari Sweat) yang dipopulerkan artis Sukima Switch. Gesekan biola Nada seolah-olah mampu menghipnotis para juri dan para pelajar yang datang menyaksikan gelaran grand final “Bintang SMA 2019”.

Usai menampilkan performance terbaiknya, pelajar SMA dari Banjarmasin lantas menyatakan ingin bermusik selamanya bersama Pocari Sweat. Dengan mengikuti Pocari Sweat Bintang SMA 2019, Nada ingin dikenal banyak orang sehingga bisa mengembangkan kemampuan bermain biola di masa depan.

Nada tidak menyangka kerja keras membangun impiannya menjadi bintang di Bintang SMA 2019 pun terwujud saat namanya disebut para juri. Ketika diwawancarai Deddy Corbuzier dalam program “Hitam Putih” televisi swasta, tayangan 20 Februari 2020, mengapa mengikuti Bintang SMA 2019, Nada menjawab dengan alasan sederhana, mengikuti teman-temannya yang juga mendaftar di Bintang SMA 2019.

Nada memahami kalau dirinya seorang pemalu, tapi keinginan kuat menjadi seorang bintang mampu mengalahkan sifat pemalunya. Lantas dengan kehandalan bermain biola yang terus diasahnya, Nada mengirimkan videonya untuk bersaing dengan 12 ribu pendaftar dari seluruh penjuru Indonesia.

”Saya tidak menyangka bisa lolos ke tahap 50 besar. Kemudian dikasih challenge membuat video dengan support system dan saya buat video bersama mama. Akhirnya lolos 10 besar. Saya tidak malu lagi dan berani tampil berkat Pocari Sweat,”cerita Nada pada Deddy.

Menjadi bintang seperti Nada memang butuh perjuangan, butuh kerja keras dan berani berkeringat untuk mewujudkannya. Harus mampu membagi waktu antara belajar dan mengasah passion yang dikembangkan buat masa depan.

Nah, bagi para pelajar SMA/sederajat, ini masih ada kesempatan terbaik buat mengikuti jejak Nada. Pasalnya, tahun ini, Pocari Sweat kembali menggelar “Bintang SMA 2020”, satu-satunya ajang pencarian bakat daring untuk anak SMA/sederajat di Indonesia.

Kompetisi ini hadir dengan konsep yang sepenuhnya dilakukan secara daring untuk memudahkan anak SMA/ sederajat menunjukkan talenta dan mewujudkan mimpinya di “Bintang SMA 2020”.

Dalam kondisi pandemi, Pocari Sweat melalui kampanye “Bintang SMA 2020” ingin menyampaikan pesan penting kepada anak-anak SMA/sederajat untuk tetap berusaha dan percaya bahwa tidak ada yang dapat membatasi diri kita untuk mewujudkan mimpi di kondisi apapun.

Seperti disampaikan Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, dalam virtual press conference, 3 September 2020 lalu, di kantor PT Amerta Indah Otsuka dan dipandu Daniel Mananta. Dalam kesempatan tersebut, Puspita mengatakan, tema yang diusung pada “Bintang SMA 2020” yakni Sweat for Dream. Pocari Sweat percaya, apapun mimpinya, apabila mereka mau berkeringat dan berusaha, mereka akan mampu meraihnya. Seperti yang sudah dilakukan 10 finalis Bintang SMA 2019 yang harus bersaing dengan 12 ribu peserta lainnya.

Tahun lalu, peserta berasal dari 150 sekolah di 19 kota di Indonesia dengan berbagai macam bakat seperti musik, olahraga, hingga content creator. Ini melatarbelakangi Pocari Sweat terus berinovasi, salah satunya lewat kolaborasi dengan Youtube dan Narasi.

“Bersama dengan partner yang kredibel terutama di dunia digital, kami berharap bisa menginspirasi anak muda menunjukkan bakat mereka. Youtube bersama content creators-nya akan memberikan tips membuat konten yang lebih baik dan Narasi membantu merangkul anak muda agar lebih berani dalam mewujudkan mimpinya,” tambah Puspita.

Pada “Bintang SMA 2020”, melibatkan para juri yang terkenal dan ahli di bidangnya seperti Gading Marten, Kunto Aji, Anindya Putri, Ufa Sofura, dan Najwa Shihab. Menurut Puspita Winawati, para juri yang dipilih ini memiliki prestasi yang juga luar biasa dan mampu menginspirasi anak muda.

Sementara itu, Pendiri Narasi, Najwa Shihab mendukung penuh program Pocari Sweat Bintang SMA 2020 yang sejalan dengan visi Narasi, yakni selalu mendorong anak muda Indonesia untuk bergerak, seperti kegiatan-kegiatan yang dilakukan Narasi selama ini.

“Masa SMA adalah saat paling seru untuk belajar macam-macam dan masa SMA adalah masa untuk berlari sekencang-kencangnya mengejar bakat,” ujar Najwa yang pada kesempatan ini juga bertindak sebagai Head of Judges Pocari Sweat Bintang SMA 2020.

Najwa menyemangati para pelajar untuk mengikuti kompetisi dan kegiatan unjuk bakat virtual. “Yakinkan diri, dan meyakinkan orang lain, bahwa bakatmu penting disaksikan. Selagi SMA, jangan takut menjadi bintang SMA. Dan bintang yang selayaknya bintang adalah yang menerangi sekitar,”ungkap Najwa.

Gading Marten, aktor dan presenter yang kembali menjadi juri “Bintang SMA 2020” untuk kedua kalinya. Ia bercerita banyak kenangan di tahun lalu ketika dirinya menyaksikan antusiasme anak-anak muda mewujudkan mimpinya.

“Saya sangat senang Pocari Sweat kembali memilih saya untuk menjadi juri dan sekali lagi menyaksikan kemeriahan dan keseruan Bintang SMA 2020. Saya tidak sabar untuk bertemu dengan anak-anak muda berbakat se-Indonesia dengan berbagai jenis talenta yang mereka miliki. Bakal spektakuler tahun ini,” ucapnya.

Jika ingin menjadi “Bintang SMA 2020”, Gading Marten memberikan tips yakni asah passion yang unik dan tekuni, apapun itu. Dan jangan pernah menyerah serta berani tampil beda.

Hal senada disampaikan Kunto Aji, penyanyi dan penulis lagi yang juga mantan jebolan ajang pencarian bakat. Kata Kunto Aji, program seperti ini membawa pengaruh yang cukup besar untuk perkembangan karirnya sebagai penyanyi dan pencipta lagu.

Jadi, ia sangat berharap banyak anak muda di Indonesia tidak malu-malu apalagi takut untuk mengekspresikan dirinya dan mengirimkan video bakatnya di “Bintang SMA 2020”. ”Keraguan dalam dirimu harus diganti dengan tekad yang kuat untuk mewujudkan mimpi,” ajak Kunto Aji.

Lalu bagaimana mengikuti kompetisi “Bintang SMA 2020” ? cukup mudah. Hanya dengan mengirimkan video bakatmu melalui media sosial Instagram, Twitter, atau microsite. Para finalis akan diasah bakatnya melalui serangkaian acara yang akan diisi oleh para juri dan experts.

Pemenang utama berkesempatan untuk menjadi brand ambassador dan bintang iklan Pocari Sweat selanjutnya. Informasi lebih lanjut mengenai “Bintang SMA 2020”, dapat dilihat melalui Instagram dan Twitter @pocariid atau situs www.pocarisweat.id/bintangsma. (noer soetantini)

Teks foto :

Virtual press conference yang diselenggarakan di kantor PT Amerta Indah Otsuka, Jakarta, dengan menghadirkan narasumber Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, Gading Marten, Kunto Aji dan Pendiri Narasi, Najwa Shihab. Sebagai host , Daniel Mananta.

Foto : Titin.

Advertising
Advertising