Klub

Festival Glow Ganggu Ekosistem Kebun Raya Bogor

19-10-2021

Jakarta, beritasurabaya.net - Di laman Change.org, sudah terkumpul 27 ribu lebih dukungan masyarakat untuk menolak Festival Glow di Kebun Raya Bogor.  Petisi yang digagas oleh Komunitas Sepakat Bogor ini muncul 3 minggu lalu.

Mereka meminta kepada Wali Kota Bogor Bima Arya untuk membatalkan Festival Glow karena dianggap mengganggu ekosistem di Kebun Raya Bogor. Dalam petisi #SelamatkanKebunRayaBogor, disebutkan bahwa wisata edukasi itu memakai lampu-lampu laser yang disorot langsung ke pohon.

Lampu-lampu itu dianggap bisa mengganggu kehidupan flora dan fauna di Kebun Raya Bogor.  “Bagus sih memang kalau kita lihat. Tapi nggak buat ekosistem Kebun Raya Bogor. Kami khawatir, kalau sorot lampu itu mengganggu ekosistem, mulai dari fotosintesis, penyerbukan bunga, sampai hewan dan serangga jadi terganggu habitatnya,” tulis Santi Chintya Dewi  dari Komunitas Sepakat Bogor dalam petisinya.

Menurut kajian dari Nature Communication penggunaan lampu berlebihan di waktu malam bisa mengganggu perilaku dan fisiologi, baik itu serangga penyerbuk, hewan malam, maupun hewan siang.  Sehingga ekosistem yang sudah terbentuk dan berjalan di Kebun Raya Bogor selama ini bisa terganggu. Apalagi ekosistem itu sudah terbentuk selama lebih kurang 200 tahun. 

Pendukung petisi Eppy Yulianti juga berkomentar, menjaga kelestarian kawasan cagar alam ini sebagai paru-paru kota dan tidak terlalu dikomersialkan untuk mendapat keuntungan dengan mengabaikan unsur biologi yang ada.

Sedangkan pendukung petisi lainnya, Atang Tristanto berkomentar, sspek ekonomi penting, namun jangan sampai mengalahkan prinsip utama tentang kelestarian lingkungan dengan segala kearifannya. 

“Pusaka Alam dan Budaya Kota Bogor sekaligus Cagar Budaya milik Bangsa yang ada di Provinsi Jawa Barat itu harus dilindungi keutuhan dan keberlanjutannya secara natural, kultural, sosial dan spasial. Atraksi Glow jelas merupakan gangguan kepada habitat pusaka alam Kebun Raya Bogor. Atraksi Glow telah dipaksakan untuk digelar tanpa mendengarkan pandangan pihak-pihak yang berhak dan yang memiliki keahlian pelestarian alam hayati,” tutup Santi. (nos)

Teks foto :

Kebun Raya Bogor.

Foto : Istimewa.

Advertising
Advertising
Pemadam Kebakaran
Surabaya Pusat
031-3533843-44
Surabaya Utara
031-3712208
Surabaya Timur
031-8411113
Surabaya Barat
031-7490486
Surabaya Selatan
031-7523687
Rumah Sakit & Klinik
RSUD Dr. Sutomo
031-5020079
RS Darmo
031-5676253
RS ST Vincentius A Paulo
031-5677562
RS William Booth
031-5678917
RS Adi Husada
031-5321256
Kepolisian
Polda Jatim
(031) 8280748
Polrestabes
(031) 3523927